Top Menu

 Home  About   Cermin   Event   Partner   Partner
Tampilkan postingan dengan label IPB Green Center. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPB Green Center. Tampilkan semua postingan

IPB GREEN CENTER

Sampah yang berceceran di Bak Sampah di samping Asrama Silvalestari 

IPB Green Center bertujuan menjadikan IPB sebagai kampus yang bersih dan ramah lingkungan dengan cara mengelola sampah yang ada di lingkungan kampus. IPB Green Center yang nantinya berfungsi mirip dengan 'bank sampah" dengan pendekatan yang terpadu ini, sejalan dengan misi IPB untuk menjadi kampus hijau atau IPB Green Campus.

Lingkup kegiatan IPB Green Center nantinya akan sangat luas, mulai dari kampanye untuk penyadaraan, pelatihan dan pembinaan, pengoperasian bank sampah dan penjualan, hingga inovasi teknologi. Meskipun masih di tahap perencanaan, namun kegiatan ini telah melakukan koordinasi dengan banyak pihak baik di dalam lingkungan IPB (termasuk mahasiswa, dosen dan para ahli lingkungan) maupun dengan calon mitra yaitu Majestic Buana Group untuk pembelian sampah plastik dan Danone untuk pengolahan sampah organik.

Diharapkan nantinya kegiatan ini dapat berjalan dengan baik bahkan bisa direplikasi ke berbagai daerah di luar kampus.

(@nn)

Baedowy Pengusaha Daur Ulang Sampah

Mohammad Baedowy Pengusaha Daur Ulang Sampah
Bapak Baedowy menekuni bisnis pengolahan sampah plastik sejak tahun 2000 dari modal yang sederhana.

Saat ini, usahanya telah menghasilkan omzet ratusan juta rupiah setiap bulan. Puluhan ton olahan cacahan dan biji plastik dari perusahaannya sudah dipasarkan hingga ke Tiongkok.

Kerja kerasnya yang telah menginspirasi banyak orang, telah berhasil mendapatkan berbagai penghargaan antara lain Kalpataru 2010 dan Industri Hijau Nasional 2010 dari Kementerian Perindustrian.

Workshp Pengolahan Sampah di IPB


IPB Green Center telah mengadakan Workshop pada tanggal 22 Februari 2018 di Ruang Rapat Rektorat, melibatkan seluruh unsur civitas akademi IPB. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bapak Agus Purwito, para Dekan, Ketua Departemen, staf dan mahasiswa. Workshop tersebut membahas masalah teknis pelaksanaan Program “Pengolahan Sampah di IPB”.

Dalam workshop yang diadakan di Ruang Rapat Gedung Rektorat tersebut, tercatat beberapa pokok bahasan yaitu : 
  1. Lokasi gudang penampungan sampah anorganik yang semula akan ditempatkan di eks TK Agriananda akan dicari lokasi lain yang lebih representati foleh Biro Umum IPB. Kondisi dan lokasi gudang penampungan sampah anorganik akan mempengaruhi titik pengumpulan dan mekanism epenyetoran sampahan organik.
    Hal ini membawa implikasi pada jumlah dan jenis alat termasuk sarana yang diperlukan, seperti : timbangan, mobil dan motor pengangkut, tenaga pencatat dan pengangkut serta tenaga keamanan bila diperlukan.
  2. Manajemen tata kelola mengandalkan petugas cleaning service (CL) tiap kantor dan diupayakan operasionalnya lebih mudah dan menguntungkan,
  3. Perlunya dibuat SOP seragam sebagai panduan dalam tata kelola sampah di fakultas maupun unit-unit kantor,
  4. Perlunya klarifikasi kepastian hukum terkait dengan adanya jual beli sampah mengingat IPB sebagai PTNBH sehingga dibutuhkan payung hukumnya,
  5. Penugasan dari pimpinan IPB harus diperjelas guna menunjuk pengelola program “Pengolahan Sampah IPB”.
Program yang sangat komprehensif ini tentunya tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan penuh dari berbagai pihak terkait di lingkungan IPB.  Masih jauh jalan yang harus ditempuh, tetapi dengan niat dan tekad yang teguh, tidak mustahil program IPB Green Center akan memberikan nilai tambah yang sangat signifikan pada rencana IPB menjadi Kampus Ramah Lingkungan.

(@T.Yusnita)

Sumber Berita adalah rangkuman dari Ibu dr. Meti Ekayani, SHut, MSc Ftrop (Ketua Bidang Usaha Produktif dan Pemberdayaan Ekonomi / UPPE).